Skip to toolbar

Cerita Pengalaman Temanku yang Salah Pilih Jurusan Saat Kuliah!

Halo teman-teman, disini saya akan membagikan cerita pengalaman saya saat dia memilih jurusan yang tidak sesuai dengan jurusannya waktu SMA. Ya, memilih jurusan dan tempat kuliah pada saat akhir semester SMA kelas 3 sudah pasti akan sangat membingungkan. Apalagi jika kita memang tidak memiliki persiapan akan masuk kuliah mana kita setelah lulus SMA nanti.

Begitu pun saya dan teman saya yang pada saat itu juga masih bingung ingin masuk ke jurusan dan universitas mana. Pada akhirnya, kami memilih untuk masuk ke jurusan yang memiliki prospek yang baik ke depannya. Saat ini saya sudah memasuki semseter akhir kuliah saya. Ya, tidak terasa sebentar lagi sudah tahun ke 4 saya kuliah di universitas jember.

Sudah banyak hal yang saya lalui di universitas dan kota rantau tercinta ini. Saya sudah mengetahui banyak hal tentang seluk beluk kota mulai dari tempat nongkrongnya, tempat makan murah bahkan tempat wisata di Jember salah satu tempat wisatanya yang masih membuat saya tetap jatuh cinta hingga saat ini adalah pantai papuma Jember.

Jadi, buat kalian nih yang kebetulan berkunjung ke kota Jember, pastikan kalian tidak melewati beberapa tempat wisata disana ya!

Cerita Teman yang Salah Pilih Jurusan Saat Kuliah

Tips Memilih Jurusan Saat Kuliah
Tips Memilih Jurusan Saat Kuliah

Balik lagi nih ke topik pembicaraan kita yang sebelumnya. Pada akhirnya saya memilih jurusan pertanian dan teman saya memilih jurusan akuntansi untuk jurusan kuliahnya. Kita memilih universitas yang sama yakni universitas Jember.

Hanya saja yang jadi masalah adalah teman saya mengambil jurusan yang tidak sesuai dengan jurusannya waktu SMA. Ya, kami berdua mengambil jurusan IPA saat SMA. Kalian tahu sendiri kan jurusan Akuntansi adalah jurusan yang seharusnya diambil oleh anak jurusan IPS saat SMA. Namun, teman saya malah masuk ke jurusan Akuntansi bukan masuk ke jurusan yang dekat kaitannya dengan jurusan IPA.

Well, tentu saja ini sangat menarik! Saya dan teman saya ngekos di tempat yang sama dan sekamar pula. Jadi, kami seringkali berbagi cerita tentang masalah kuliah dan masalah hidup juga. Hehe.

Yang menarik adalah teman saya selalu saja mengeluh tentang mata kuliah yang ada di kuliahnya. Ya, ini wajar menurut saya karena memang jurusan yang dia ambil tidak sesuai dengan jurusannya waktu SMA. Ibaratnya dia harus belajar dari awal lagi tentang akuntansi.

Apalagi katanya teman-teman seangkatannya ada yang memang berasal dari lulusan SMK jurusan Akuntansi. Sudah pasti pelajaran mata kuliah akuntansi dasar dilahap habis olehnya karena memang sudah dipelajarinya. Teman saya bercerita pada saat awal masuk kuliah dan menerima mata kuliah tentang akuntansi dasar sudah pasti ia jauh sangat sangat ketinggalan. Apalagi katanya teman sekelasnya ada yang dari SMK jurusan akuntansi.

Dia benar-benar tidak paham dan tidak mengerti apa yang diajarkan oleh dosennya. Ditambah lagi si dosen juga katanya lebih banyak berkomunikasi dengan anak lulusan SMK itu daripada yang lainnya. Jadi, kalau si mahasiswa lulusan SMK itu sudah paham ia akan terus menjelaskannya tanpa memperhatikan yang lainnya. Wah, pantas saja teman saya sangat ketinggalan pelajaran mata kuliahnya!

Di awal semester dia mulai malas belajar akuntansi karena memang ia tidak paham dan tidak mengerti. Nilainya jeblok di semester awal kuliah. Dia merasa kecewa, apalagi saat itu dia menyandang beasiswa sebagai mahasiswa. Bisa-bisa dicabut tuh beasiswanya jika nilainya terus turun!

Saya juga sering menyarankannya untuk belajar dan terus berusaha memahami mata kuliah akuntansi yang dipilihnya. Ya, karena tidak ingin terus gagal dan memiliki nilai yang jelek selama kuliah. Sepertinya ia mengubah cara belajarnya.

Jadi, di malam hari sebelum keesokannya ia akan kuliah saya lihat ia membuka buku akuntanasi yang akan dipelajari esok hari. Saya lihat ia membuka buku dan laptop secara bersamaan. Lalu, saya bertanya kenapa buka laptop? kenapa tidak buka buku saja.

Lalu, ia berkata katanya ia menggunakan buku dan laptop untuk belajar akuntansi. Terlebih dahulu ia akan membuka dan membaca bukunya, kemudian jika masih belum paham dan belum mengerti dia akan buka laptop untuk mencari tahu apa arti yang ada di buku akuntansi tersebut.

Dia juga berkata katanya lebih mudah memahami apa yang ada di internet daripada apa yang ada di buku akuntansinya. Ya, memang saat ini sudah ada banyak sekali situs atau website yang menyediakan materi pelajaran apapun secara lengkap. Terutama mata pelajaran atau mata kuliah yang berhubungan dengan akuntansi. Bahkan ada salah satu situs website yang menyediakan materi akuntansilengkap dengan penjelasan yang mudah dipahami.

Surprisingly, di semester kedua teman saya memiliki nilai yang lebih baik dibandingkan dengan di semester pertama kuliah. Sepertinya usahanya tidak sia-sia belajar di malam hari dan terus belajar. Jika ada kemauan kita pasti bisa memahami dan melewatinya. Bahkan nih, saat ini pun dia sudah wisuda terlebih dahulu dibandingkan saya. Ya, dia hanya membutuhkan waktu 3,5 tahun di bangku kuliah. Sungguh saya sangat bangga dengan perkembangannya. Yang awalnya tidak tahu apa-apa menjadi tahu dan paham segalanya.

Oke, jadi kesimpulannya buat kalian yang ingin masuk ke jurusan yang bisa dianggap tidak sesuai dengan jurusan sewaktu SMA. Tidak masalah karena kalian bisa terus belajar dan berusaha serta berdoa! Bahkan teman saya mengatakan bahkan ada banyak temannya yang senasib dengannnya yang bilang salah jurusan! Tapi selama ada niat dan usaha semua pasti akan terlewati! Jadi, tetap semangat ya!