Skip to toolbar

Gaya Simple Dan Elegan Dengan Tren Hijab Kekinian

Baju muslim modern untuk perempuan saat ini telah banyak berkembang di negara-negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam seperti Indonesia. Membuat para perempuan dengan mudah mengembangkan trend hijab masa kini.

Menariknya baju muslim modern yang berkembang sekarang ini banyak mendapatkan inspirasi dari model pakaian perempuan konvensional yang dipadukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan syariat.

Berdasar obrolan dengan para pengguna hijab, rata-rata pilihan favorit mereka adalah kerudung yang sesuai syar’i sebagai alasan kuat, lalu simpel atau sederhana mudah digunakan dan juga elegan. Tidak terlalu mencolok baik pemakaian, aksen maupun hiasan yang dipakai.

Seperti penuturan Devi berasal dari Jogja. Dia mengatakan bahwa dirinya lebih suka untuk ootd hijab simple tapi terlihat elegan. Kembali ke pribadi ibu satu anak yang memang menyukai hal-hal yang sederhana termasuk penampilan.

Pun dengan penuturan Jihan yang mengatakan bahwa meski kerudung yang digunakan utamanya adalah syar’i tapi tetap mengikuti trend dan tidak ketinggalan zaman.

Lain pula pendapat Fitri, seorang pegawai bank tinggal di Depok, lebih suka gaya klasik kerudung segi empat yang tidak telalu banyak aksen. Bisa bermacam model dan gaya agar terlihat fresh kalau dikenakan ke kantor.

Tak jauh berbeda dengan tanggapan dari dr Dinda yang berdomisili di Probolinggo, meski memakai pashmina tetapi tetap dibuat simpel tidak terlalu banyak lilitan untuk merapikannya.

Warna Tren Hijab Sesuai Harimu

Warna Fashionsista Hijab Para Ahli kesehatan menilai, pemilihan warna hijab memiliki hubungan dengan kesehatan kulit si pemakai. Seperti yang dilansir dari laman Antara, pemilihan hijab berwarna terang justru dinilai lebih baik dari sisi kesehatan. “Hijab sehat itu warnanya tak selalu gelap. Untuk kesehatan kulit hijab seharusnya berwarna terang,” ujar Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia, IPB, Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah Ridwan, MS.

Hardinsyah mengatakan, warna hijab yang relatif gelap menghambat terserapnya paparan sinar matahari yang bisa mengaktifkan vitamin D dalam tubuh.”Jadi berhijab untuk kesehatan kulit harus berwarna terang. Warna terang bukan berarti tipis dan transparan,” kata dia.

Di samping itu, lanjut Hardinsyah, terhambatnya penyerapan vitamin D oleh tubuh juga terjadi bila kita mengenakan hijab dengan ketat. Oleh karena itu, saat memakai hijab usahakan tidak ketat. “Sebaiknya tidak ketat, agar vitamin D bisa masuk (ke tubuh melalui kulit). Vitamin D bisa terserap tubuh jika ada ruang (antara pakaian dan kulit),” tutur dia. (*)