3 Baik-Buruknya Berita yang Memuat Pertentangan atau Konflik

Sefaktual apa pun berita yang memuat pertentangan atau konflik pasti membawa dampak baik dan buruk. Kepada siapa lagi kalau bukan para pembaca maupun penontonnya. Agaknya berita Lampung dan berita daerah lainnya tetap memakai porsi yang pas. Sering dianggap terlalu sensitif, ternyata inilah baik-buruknya berita yang memuat konflik.

  1. Langkah Preventif terhadap Konflik yang Lebih Besar

Persaingan itu bagus. Akan tetapi kalau sudah berkembang menjadi pertentangan, maka sudah tidak bagus lagi. Pemberitaan konflik yang marak juga ada tujuan baiknya. Ketika penonton maupun pembacanya orang dewasa, maka mereka akan teredukasi bahwa pertentangan, apa pun bentuknya tidaklah bagus. Condong pada perpecahan.

Kita ambil contoh sebuah konflik yang terjadi di Aceh pada masa lampau. Kemudian berita itu ditayangkan secara masif ke berbagai daerah hingga nasional. Mereka yang menonton akan memahami kalau pertentangan bisa bikin kehidupan Aceh terganggu. Mereka yang semula ingin berseteru kemudian saling merangkul setelah tahu dampak yang terjadi.

  1. Mampu Memunculkan Konflik yang Lain

Di sisi lain, pemberitaan konflik yang terlalu sering juga bisa menjadi sinyal merah. Terutama untuk para penonton maupun pembaca yang masih belum merasa perlu proses pemikiran panjang sebelum bertindak. Mereka akan menganggap bahwa mempertahankan kebenaran itu bagus, meksipun dengan cara-cara kekerasan.

Padahal kebenaran itu sangat subjektif. Kebenaran yang mutlak milik Tuhan. Ketika sebuah kebenaran justru membuat diri jadi egois, di situlah letak kesalahan yang sesungguhnya. Oleh karena itu, pemberitaan konflik juga perlu dikontrol dan tetap netral. Seperti yang diterapkan oleh berita Lampung dan beberapa berita lainnya.

  1. Jadi Bahan Kritik Sosial

Berita pertentangan, terutama yang menyangkut gagasan selalu memancing daya kritik sosial. Pro dan kontra akan saling memadati udara. Kehadiran kritik sosial bisa menjadi bahan diskusi yang asyik kalau kedua belah pihak sama-sama pakai ilmu ketika berpendapat. Ketika kedua belah pihak asal kritik, justru bisa menimbulkan pertentangan dalam sekop kecil.

Berita yang memuat pertentangan atau konflik itu penting. Namun tetap harus dibatasi porsinya. Jangan sampai melahap bulat-bulat potensi berita lainnya. Kehadiran surat kabar, seperti berita Lampung, berita dari daratan Kalimatan, dan lainnya juga sangat penting. Khususnya untuk menjadi penyeimbang berita-berita di Indonesia yang kerap tendensius.

Skip to toolbar